RAKHINE - Isteri Perdana Menteri Turki, Emine Erdogan tidak dapat menahan tangisnya ketika menziarahi Muslim Rohingya di penempatan Rakhine, negara bahagian barat Myanmar.
Dalam lawatan tersebut, Emine ditemani Menteri Luar Turki, Ahmet Davutoglu dan mereka berpeluang mewakili kerajaan Turki menyampaikan bantuan bernilai USD 2 juta.
Kedatangan Emine untuk merasai secara langsung situasi di Rakhine di mana terjadi konflik antara Buddha tempatan dengan Muslim Rohingya yang menurut data rasmi kerajaan telah membunuh 80 orang pada bulan Jun 2011.
Emine tidak dapat menahan air matanya ketika menatap muka dan mendengar sendiri penderitaan yang dialami para Muslim Rohingya.
Tangisan Emine semakin menjadi-jadi ketika seorang Muslim Rohingya menceritakan penderitaannya dengan penuh emosional.
Dengan bantuan seorang penterjemah bahasa, Davutoglu yang berada di sebelah Emine langsung memeluk lelaki tersebut.
Melihat peristiwa ini, air mata Emine mengalir lagi dan tidak hanya di situ, ketika menyerahkan bantuan kepada seorang wanita Rohingya, air mata Emine berguguran kembali.
Sebelum keberangkatannya ke Myanmar, Davutoglu mengatakan kerajaan Myanmar melaporkan mangsa terbunuh akibat konflik mencapai seratus orang, namun para pemimpin Muslim di Rakhine mengatakan jumlah korban telah mencecah ribuan.



